Jelang Bazar Persit, UMKM Bandung Siapkan Strategi Jualan, TRIBLEEFOOTWEAR Fokus Kualitas dan Tampilan

Mokhammad Gun Gun

Bandung — Menjelang pelaksanaan bazar UMKM yang digelar Persit Kartika Chandra Kirana, pelaku usaha mulai bersiap menghadapi persaingan. Tidak hanya soal produk, strategi penjualan dan tampilan stand kini menjadi faktor penting untuk menarik perhatian pengunjung.

Salah satu yang terlihat serius mempersiapkan diri adalah TRIBLEEFOOTWEAR, UMKM fashion asal Bandung yang dikenal dengan produk sandal flat tali yang mengutamakan kenyamanan dan desain modern.


Persaingan UMKM Makin Terasa Jelang Bazar

Memasuki H-3 pelaksanaan bazar, aktivitas persiapan semakin intens. TRIBLEEFOOTWEAR melakukan penyortiran produk secara ketat untuk memastikan hanya barang berkualitas terbaik yang ditampilkan.

Usaha yang dirintis oleh Fina Kuscahyaningrum sejak 2018 ini tidak hanya fokus pada produksi, tetapi juga pada detail kecil seperti kerapian finishing, pemilihan ukuran, hingga kualitas bahan.

Langkah ini dilakukan sebagai respons terhadap meningkatnya persaingan antar pelaku UMKM dalam event bazar yang biasanya dipadati pengunjung.


Strategi Display Jadi Penentu

Selain kualitas produk, TRIBLEEFOOTWEAR juga memberi perhatian besar pada penataan stand. Produk akan disusun berdasarkan model dan ukuran untuk memudahkan pengunjung memilih.

Konsep display yang rapi dan menarik dinilai dapat meningkatkan pengalaman belanja sekaligus mendorong keputusan pembelian.

Dalam situasi bazar yang kompetitif, tampilan visual menjadi salah satu faktor yang dapat membedakan satu brand dengan lainnya.


Kutipan: Fokus pada Kesiapan Produk

Pendiri TRIBLEEFOOTWEAR, Fina Kuscahyaningrum, menyebut bahwa persiapan dilakukan secara menyeluruh.

“Kami saat ini sedang fokus pada persiapan barang yang akan dibawa ke bazar, mulai dari memilih produk terbaik, mengecek kualitas, hingga menyiapkan kemasan agar tampil lebih menarik,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa koleksi yang ditampilkan merupakan desain terbaru yang disiapkan khusus untuk momentum bazar.


Dukungan Persit untuk UMKM

Kegiatan bazar ini juga mendapat dukungan dari organisasi Persit. Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang BS Pussenif, Beti Iwan Setiawan, menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi ruang penting bagi anggota untuk berkembang.

“Kegiatan bazar ini menjadi wadah bagi anggota untuk menampilkan hasil karya terbaik sekaligus memperkenalkan produk kepada masyarakat luas,” ujarnya.

Baca Juga: Jabarano Coffee Mekarwangi Hadirkan Kolaborasi Seni dan Kopi, Bidik Pasar Internasional


Dampak: Peluang Besar untuk UMKM

Bazar seperti ini tidak hanya menjadi ajang penjualan, tetapi juga peluang untuk memperluas pasar.

Pelaku UMKM dapat:

  • menjangkau konsumen baru
  • meningkatkan penjualan langsung
  • membangun brand awareness

Bagi TRIBLEEFOOTWEAR, momentum ini menjadi kesempatan untuk menguji respons pasar terhadap produk terbaru mereka.


Analisis: Tren UMKM Semakin Kompetitif

Dalam beberapa tahun terakhir, tren bazar UMKM menunjukkan peningkatan minat masyarakat terhadap produk lokal. Hal ini mendorong pelaku usaha untuk tidak hanya mengandalkan kualitas produk, tetapi juga strategi pemasaran.

Aspek seperti kemasan, storytelling brand, hingga pengalaman konsumen kini menjadi faktor penting dalam memenangkan persaingan.

Langkah TRIBLEEFOOTWEAR yang fokus pada display dan kualitas menunjukkan bahwa pelaku UMKM semakin adaptif terhadap perubahan perilaku pasar.


Penutup

Dengan persiapan yang matang, TRIBLEEFOOTWEAR optimistis dapat memanfaatkan momentum bazar secara maksimal. Kesiapan produk dan strategi pemasaran menjadi kunci untuk menarik perhatian pengunjung.

Lebih dari sekadar ajang jual beli, bazar ini mencerminkan dinamika baru dalam dunia UMKM, di mana kreativitas dan strategi menjadi penentu keberhasilan.

Baca Juga: Delegasi Estonia Perkuat Kerja Sama Maritim dan Teknologi dengan Indonesia